Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, June 17, 2013

Buah Buahan dan Sayuran Yang Tepat untuk Penderita Stroke


KOLESTEROL dan tekanan darah tinggi dapat menghambat aliran darah, yang selanjutnya memicu stroke. Serangan stroke selalu datang mendadak. Tanpa tanda-tanda pasti. Yang jelas, penyebabnya berlangsung selama bertahun-tahun. Stroke terjadi ketika pasokan darah, oksigen, serta zat gizi ke otak berhenti. Salah satu cara untuk mencegah stroke adalah memilih makanan yang tepat.

Stroke merupakan penyakit mematikan nomor tiga setelah jantung dan kanker. Peneliti dari Inggris dan Italia menyebutkan, mengonsumsi pisang tiga kali sehari layaknya minum obat akan memberikan kalium cukup untuk mengurangi kemungkinan menderita pembekuan darah di otak sekira 21 persen. Seseorang dianjurkan mengonsumsi sekira 2.300 mg potasium per hari. Sedangkan yang sering ditemukan, orang hanya mengonsumsi kurang lebih 1.500 mg potasium per hari.

Buah-buahan dan sayuran juga baik untuk mencegah stroke karena mengandung serat yang mampu menurunkan kolesterol. Juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah pengendapan kolesterol.

LDL (kolesterol jahat) pada dinding arteri. Makanan yang mengandung antioksidan seperti bawang bombai, buncis, sawi hijau, wortel, brokoli, endive, seledri, dan cranberries. Dalam penelitian Nurse Health di Harvard menyebutkan wanita yang mengasup betakaroten 15 mg sehari, seperti dari 1 buah wortel berkurang risiko terkena stroke.

Buah-buahan dan sayuran, seperti kentang, peach berwarna kuning, bayam, dan cantaloupe juga tinggi kalium, yaitu mineral yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, sayuran hijau dan buah-buahan mengandung asam folat serta vitamin B6 dan B12 membantu mengurangi kadar homosistein yang secara normal terjadi dari asam amino. Meningkatnya kadar homoseistein dapat meingkatkan risiko penyakit stroke.

Menurut Fitri Wardah Mardiah SKM Nutrisionist dari RSIA Taman Puring, stroke dicetus oleh banyak hal selain merokok, stres, gaya hidup juga dari makanan. Makanan pemicu penyakit stroke sama dengan halnya pemicu penyakit degeneratif, yaitu makanan yang tinggi lemak dan tinggi garam. Pada orang yang memiliki hipertensi makanan yang kaya natrium dapat mencetus stroke. Karena saat ini 93 persen kasus stroke ada hubungannya dengan penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Makanan yang tinggi lemak dan tinggi kolesterol merupakan bahan utama plak yang akan mengendap di dinding pembuluh darah sehingga terjadi atherosklerosis yang menyebabkan penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah.

“Semua buah adalah baik, tetapi ada beberapa buah yang kandungannya dapat mencegah hipertensi dan antherosklerosis apalagi bila buah tersebut memiliki kadar kalium yang tinggi contohnya, buah pisang yang kaya potasium atau kalium karena kalium tersebut dapat mencegah dan membantu menurunkan tekanan darah,” tuturnya.

Menurut Fitri, buah pepaya mengandung karparina yaitu suatu alkoloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung. Sedangkan buah mentimun dan buah apel merah selain mengandung kalium tinggi, serat berupa pektin yang dimiliki dapat menstabilkan tekanan darah. Dan buah belimbing, sama halnya dengan apel, buah ini kaya pektin serat dan kalium, namun rendah kandungan natriumnya sehingga sangat pas untuk penderita hipertensi juga buah semangka tinggi akan lykopen dan kaliumnya.

“Makanan lain seperti seledri bermanfaat menurunkan tekanan darah. Selain itu, seledri mengandung serat yang bisa menurunkan kolesterol dan memiliki kandungan kalium yang tinggi. Dan pare dapat mengatasi penyakit stroke karena kandungan karatin dan vitamin C. Wortel sebagai sumber antioksidan yang memperlambat proses penuaan, wortel juga dianggap memiliki banyak kandungan pektin yang dapat menurunkan kolesterol dan memelihara kerusakan pembuluh darah. Dan sari buah mengkudu berperan sebagai adaptogen yang menyeimbangkan fungsi sel-sel tubuh dan juga menormalkan fungsi otak,” jelasnya.

Makanan apa saja yang baik bagi penderita stroke? Menurutnya sayur dan buah yang sudah jelas kaya kandungan serat, kalium, dan vitamin C-nya dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol.

“Kemudian ikan, sebagai pengganti lauk hewani berwarna merah, ikan dikenal makanan kaya protein dengan kandungan lemak rendah. Beberapa ikan seperti salmon dan makerel dikenal mengandung omega 3 dan omega 6 yang membantu meningkatkan HDL dan menurunkan LDL dalam darah,” terangnya.

Seorang farmakolog dari fakultas kedokteran Universitas Chicago berhasil mengisolasi senyawa pada seledri yang dapat menurunkan tekanan darah. Senyawa ini adalah 3-n-butylphthalida yang mampu menekan konsentrasi hormon stres sehingga pembuluh darah kembali melebar dengan demikian seledri dapat menurunkan tekanan darah tinggi berkat senyawa apigenin.

“Perbanyak konsumsi ikan dibanding lauk hewani berdaging merah, memilih mengonsumsi makanan yang rendah lemak, mengolah makanan dengan batasi penggunaan minyak atau lemak, batasi pemakaian gula dan garam berlebih, tingkatkan konsumsi serat, dan tidak minum alkohol,” tegasnya.
(Genie/Genie/tty)
Sumber: Okezone

Wednesday, May 1, 2013

MANFAAT TEMPE BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN

Manfaat Tempe
ANEKA MANFAAT TEMPE BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN
Di Indonesia, boleh jadi tempe adalah primadona para ibu rumah tangga. Harganya sangat terjangkau. Bisa diolah menjadi berbagai kuliner nikmat. Dan yang terakhir, berkhasiat! Tempe merupakan altrenatif sehat bagi keluarga. Makanan yang berasal dari fermentasi biji kedelai ini mudah diolah dan ramah di lidah. Tempe diklaim berasal dari Indoesia. Tetapi oleh karena khasiatnya yang sanggup menyamai daging, kini tempe telah diproduksi secara besar-besaran di negara lainnya. Anda pasti pernah mengkonsumsi tempe? Sudah paham khasiatnya? Jika belum, berikut uraian manfaat tempe bagi manusia.

Senyawa Penyusun Tempe

Sebelum mengurai beragam khasiat tempe, penting juga untuk memahami senyawa penyusunnya. Tempe, berdasarkan penelitian klinis mengandung beberapa zat aktif pembaharu tubuh yang memiliki efek baik bagi kesehatan manusia. Tempe mengandung asam lemak seperti asam palmiat, asam oleat, dan asam linoleat. Hebatnya, saat proses fermentasi, terjadi peningkatan derajat ketidakjenuhan lemak. Seperti diketahui, lemak tak jenuh sangat ramah pada tubuh manusia. Selain asam, tempe juga sangat kaya akan vitamin antara lain vitamin B kompleks (larut dalam air), vitamin A, D, E, dan K yang digolongkan sebagai vitamin yang larut dalam lemak. Komposisi vitamin B pada tempe sangat baik. Vitamin B kompleks tersebut antara lain B1 atau tiamin, B2 atau riboflavin, asam nikotinat, asam pantotenat, B6 atau piridoksidin serta B12 atau sianokobalamin.

Kandungan tempe lainnya adalah mineral baik itu makro pun mikro. Komposisnya tidak berlebih tapi cukup. Mineral tersebut antara lain Fe atau zat besi, tembaga, zink, kalsium, dan magnesium. Yang tak kalah penting dari tempe adalah senyawa Isoflavonnya. Komponen zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan serangan radikal bebas. Isoflavon tempe ada tiga varian antara lain daidzein, glistein dan juga genistein. Semuanya bersinergi dalam mengurangi radiasi polutan dalam tubuh.


Mencermati kandungannya yang kompleks, wajar jika kemudian tempe juga menyimpan khasiat yang tak kalah kompleksnya. Berikut manfaat tempe bagi kesehatan dan kecantikan:
  • Sangat ampuh mencegah anemia juga Osteoporosis. Kandungan zat besi juga protein serta kalsium yang mudah dicerna tubuh menjadi tameng pelindung terutama bagi wanita yang memang sangat rentan kekurangan hemoglobin dan kalsium.
  • Menghalau kolesterol jahat dalam darah. Protein, asam lemak PUFA, serat alami, kalsium dan juga niasin pada tempe dikenal mampu mereduksi kolesterol jahat. Asam lemak efektif menurunkan serum kolesterol sehingga efek negatif sterol bisa ditangkal.
  • Tempe merupakan sumber anti-oksidan terbaik. Isoflavon-nya mampu memelihara sel sehingga efek penuaan dini bisa dihindari.
  • Penelitian di Amerika Serikat, tepatnya di North Carolina University, ditemukan fakta menarik bahwa genestein juga fitoestrogen yang ada pada tempe bisa melawan kakner prostat dan juga payudara.
  • Kandungan jamur Rhizopus pada tempe memberikan keuntungan sendiri sebab jamur tersbut merupakan zat antibiotik yang ampuh melawan disentri dan lain-lain.
  • Manfaat tempe lainnya adalah untuk mereduksi kadar gula darah.
  • Karang tempe atau R. oligosporus diketahui berfungsi sebagai anti-infeksi.
  • Kemampuannya sebagai penangkal radikal bebas juga bisa berefek baik pada pemeliharaan kesehatan organ tubuh terutama jantung. 
  • dll

Manfaat tempe sebagai penyeimbang gizi dan juga mengoptimalkan kesehatan manusia tentu tak bisa diabaikan. Paradigma tempe adalah makanan kelas bawah merupakan kesalahan yang paling besar dalam dunia kuliner. Dengan sedikit kreatifitas, tempe bisa diolah menjadi makanan "kelas atas" seperti steak dan burger tempe. Kembangkan kreatifitas dapur Anda! Selamat mencoba.