Saturday, January 26, 2013

CARA MEREBUS TELUR BEBEK


Telur merupakan gudang penyimpanan gizi. Sebagian masyarakat kita telah menyadari manfaat telur bagi pertumbuhan, kesehatan, maupun sebagai bahan kuliner dengan segala kelebihannya. Bahkan telur sudah dianggap sebagai bahan pangan pokok, terutama saat menyajikan sarapan pagi.

Tahukah Anda bahwa proses pengelolahan telur, seperti direbus atau digoreng, tidak terlalu signifikan dalam menurunkan kualitas gizi telur seperti lemak, protein, zat besi, dan vitamin A, relatif tidak banyak berubah setelah melalui proses pemasakan. Oleh karena itu, makan telur yang sudah matang lebih dianjurkan daripada telur mentah. Kontaminasi bakteri pada telur mentah dapat mengakibatkan resiko kesehatan yang tidak dikehendaki seperti infeksi salmonela yang menyebabkan muntah, mual, dan pusing.

Telur yang sudah matang, akan lebih baik dicerna oleh tubuh, karena protein di dalamnya telah mengalami denature sehingga ikatannya menjadi longgar. Hal ini akan memudahkan enzim pencernaan untuk memecah protein menjadi bagian-bagian kecil, yang kemudian disalurkan ke sel-sel tubuh.

Dalam pengelolah sehari-hari, umumnya telur yang dimanfaatkan adalah telur yang direbus. Pengelolahannya beragam ada yang polos lalu diberi bumbu atau diberi guratan pada permukaan telur lalu digoreng agar terbungkus oleh kulit berwarna kecokelatan. Dengan cara ini, selama proses memasak berlangsung telur tetap bulat utuh dan tidak gumpil.

Merebus Telur

Keluarkan telur dari tempat penyimpanan seperti dari dalam lemari pendingin, diamkan selama 30 menit sebelum direbus. Karena temperatur yang sama dengan suhu ruangan akan menyebabkan kulit tak mudah retak ketika direbus. Pilih panci yang cukup menampung jumlah telur tanpa harus menumpukan telur. Saat air mendidik dan bergolak, mau tak mau telur akan bersinggungan. Jika ruang geraknya terbatas, maka telur mudah retak/pecah. Didihkan air, kecilkan api. Secara perlahan masukan telur satu persatu dengan sendok sayur. Hal ini untuk menghindari telur terantuk ke dasar atau tepi panci sehingga menjadi retak. Sesudah 3-4 menit, putih telur akan mulai mengeras tapi masih lunak, 4-5 menit kemudian putih telur akan mengeras, kuning telur masih cair, warna kuning telur berubah kehitaman. Segera ganti air rebus dengan air dingin supaya kulit telur mudah dilepaskan.

Merebus telur tanpa kulit

Telur yang segar (kurang dari 1 minggu) akan menghasilkan bentuk poached egg yang bulat bagus. Setelah 1 minggu, kepekatan putih telur biasanya berkurang hingga cenderung menyebar di sekeliling kuning telur. Tambahkan 1 sendok teh cuka atau jeruk nipis ke dalam air rebus agar putih telur cepat mengeras. Tetapi aroma cuka atau air jeruk nipis tentunya akan mempengaruhi cita rasa telur.

KHASIAT TANAMAN OBAT : VALERIANA

KHASIAT TANAMAN OBAT : VALERIANA
Deskripsi tanaman: Semak tahunan, tinggi lebih kurang 60 cm. Batang tegak, lunak, permukaan licin, warna hijau pucat. Daun majemuk, bentuk helaian daun lonjong, tepi bercangap, ujung dan pangkal meruncing, permukaan berkerut, warna hijau. Perbungaan bentuk tandan di ujung batang, kelopak hijau muda, mahkota halus warna putih. Buah buni, bentuk lonjong, warna cokelat. Biji bulat kehitaman.

Habitat: Tumbuh pada tanah gembur dengan air cukup pada dataran rendah hingga 120 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang ; Akar

Kandungan kimia: Minyak atsiri; Alkaloid valeriana; Valerianina; Valepotriat, Valtratum; Didrovatratum; Ionona

Khasiat: Sedatif; Hiptonik; Spasmolitik; Karminatif; Hipotensif

Nama simplesia: Valerianae Radix


Resep tradisional: 




Lemah syaraf

Akar valerian 30 g; Daun leng-lengan 20 g; Daun seribu 20 g; Daun sambang darah 20 g; Air 500 ml, Ramuan direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum 3-4 kali sehari.

PENANAMAN DAN PERAWATAN TANAMAN KAKAO



Kakao, merupakan salah satu perkebunan yang berpeluang besar keuntungan berlipat ganda, oleh karena itu perkebunan ini diminati oleh banyak petani. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu beberapa cara mengenai pembibitan dan perawatan tanaman kakao ini. Untuk itu berikut adalah cara penanaman dan perawatan kakao.
1.pembibitan
· Biji kakao untuk benih diambil dari buah bagian tengah yang masak dan sehat dari tanaman yang telah cukup umur Sebelum dikecambahkan benih harus dibersihkan lebih dulu daging buahnya dengan abu gosok
· Karena biji kakao tidak punya masa istirahat (dormancy), maka harus segera dikecambahkan
· Pengecambahan dengan karung goni dalam ruangan, dilakukan penyiraman 3 kali sehari
· Siapkan polibag ukuran 30 x 20 cm (tebal 0,8 cm) dan tempat pembibitan
· Campurkan tanah dengan pupuk kandang (1 : 1), masukkan dalam polibag
2. Tanam Bibit
· Pada saat bibit kakao ditanam pohon naungan harus sudah tumbuh baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun
· Penanaman kakao dengan system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dengan pohon kelapa
· Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dengan jenisnya, untuk kakao Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan
· Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan harus sempurna. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda (flush)
3. Pemeliharaan Tanaman
· Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon
· Dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali.
· Pemangkasan ditujukan pada pembentukan cabang yang seimbang dan pertumbuhan vegetatif yang baik. Pohon pelindung juga dilakukan pemangkasan agar percabangan dan daunnya tumbuh tinggi dan baik.
Nah silahkan mencoba cara penanaman dan perawatan kakaodiatas, semoga bermanfaat.

Solusi Jika Burung Kacer Malas bunyi Habis Mabung

Apakah anda memiliki burung kacer yang kini jadi jarang bunyi setelah selesai mabung, padahal sebelumnya burung tersebut bisa dibilang termasuk gacor atau rajin bunyi. permasalahan tersebut biasanya terjadi karena ada gangguan metabolisme dalam tubuh burung tersebut yang membuat kacer tidak dalam kondisi sebelum mabung.



Sewaktu mengalami masa mabung burung akan lebih memfokuskan pada usahanya untuk merontokan bulu lama dan untuk itu burung membutuhkan nutrisi dan makanan yang penuh protein termasuk vitamin untuk mendukung aksinya tersebut, dan dalam masa itu sebenarnya burung merasa 'sakit' jadi sangat tidak bagus dan tidak ada manfaatnya kalau sewaktu burung dalam kondisi mabung kita paksakan untuk terus berkicau apalagi dipaksa keluar sifat fighternya misalnya dalam sebuah lomba atau kontes. sebaiknya pada saat burung mabung tersebut diberikan perawatan mabung seperti :

Full Kerodong untuk membuat burung lebih tenang menghadapi masa mabungnya dan melucuti bulu-bulunya dengan sempurna. 
Stop Mandi dan Jemur selama bulu mulai rontok. 
Full ekstra Fooding yang lebih dari biasanya.
Pemberian Vitamin yang sesuai selama masa mabung misalnya BirdVit dan BirdMoltPre untuk membantu burung mengatasi masa mabungnya. 

Setelah burung melewati masa mabung dan bulu-bulu baru mulai tumbuh, waktunya kita beralih ke perawatan pra mabung. yang antara lain :

  • Full kerodong untuk membuat burung lebih tenang dan pertumbuhan bulu yang lebih sempurna dan lebih cepat.
  • Mandi dua kali sehari dengan penjemuran yang secukupnya, lalu setelah itu burung kembali di kerodong.
  • Full Ekstra Fooding yang lebih dari biasanya.
  • Pemberian Vitamin yang sesuai selama masa pertumbuhan bulu baru seperti BirdVit danBirdMoltPost [BMT Post] untuk membantu burung menumbuhkan bulu-bulu barunya dengan sempurna.

Dan untuk mengembalikan stamina dan kondisi burung setelah mabung selesai, pengaturan rawatan dan pakan yang penuh protein juga hendaknya tetap diberlakukan. misalnya pemberian vitamin harus selalu disiapkan sebelum burung benar-benar dalam kondisi FIT setelah mabung, hal ini agar burung akan masuk pada TOP FORM nya setelah bulu-bulu barunya sudah FULL atau tuntas. perawatan yang tidak tepat akan membuat burung menjadi kurang kondisi dan malah setelah mabung selesai burung menjadi tidak gacor ataupun berkurang frekuensi gacornya atau tidak bunyi sama sekali.

Berikut adalah perawatan untuk mengatasi burung kacer yang menjadi macet bunyi, atau berkurang
  • Pemberian pakan ekstra fooding yang lebih ditingkatkan misalnya pemberian jangkrik yang harus konsisten setiap harinya contohnya pagi dan sore 7 ekor. 
  • PEmberian Ulat hongkong yang juga ditingkatkan dan harus konsisten setiap harinya misalnya 7 ekor pagi dan sore.
  • Pemberian Kroto diberikan satu sendok teh saja yang diberikan setiap pagi hari. 
  • Pemberian Mandi sore 2 hari sekali setiap minggunya.
  • Bersihkan dan jaga kebersihan kandang
  • Jemur secukupnya dikarenakan sekarang sedang musim penghujan.
  • Berikan tambahan EF yang lain seperti belalang hijau, kelabang, cacing tanah, ulat bambu dan lain sebagainya.
  • Berikan Vitamin misalnya BirdVit yang dicampurkan dengan airminumnya setiap harinya.

Dengan perawatan yang konsisten tersebut burung kacer akan kembali ke kondisi seperti sebelum saat mabung. semoga bermanfaat.

CARA PEMBIBITAN TANAMAN MELON

Melon adalah buah yang banyak digemari masyarakat,, haraganya pun lumayan sehingga banyak menguntungkan para petani melon… untuk menanam melon ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya cara pembibitan nya.. berikut adalah cara pembibitan melon yang baik.. silahkan membaca dibawah ini

Pembuatan Media Semai
Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan + 1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).
Campurkan tanah halus (diayak) 2 bagian/2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian/1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang 1-2 kg . Masukkan media semai ke dalam polybag ukuran 8x10 cm sampai terisi hingga 90%.

Teknik Penyemaian dan pemeliharaan Bibit
Rendam benih dalam 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam + 48 jam. Selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.
Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati secara rutin setiap pagi.
Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahtanamkan dengan cara kantong plastik polibag dibuka hati-hati lalu bibit berikut tanahnya ditanam pada bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air.

nah demikian tadi cara pembibitan melon, semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya.. silahkan mencoba..

Friday, January 25, 2013

MANFAAT TANAMAN TEMUGIRING UNTUK OBAT

MANFAAT TANAMAN TEMUGIRING UNTUK OBAT


Deskripsi tanaman: Semak semusim, batang semu terdiri atas pelepah daun, permukaan licin warna hijau. Daun tunggal, permukaan licin, berpelepah warna hijau. Perbungaan majemuk, mahkota kuning muda

Habitat: Tumbuh liar di pekarangan dan ladang pada tanah lembab dan sedikit cahaya pada dataran rendah sampai 900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang

Kandungan kimia: Minyak atsiri; Zat pati

Khasiat: Antelmintik

Nama simplesia: Curcumae heyneanae Rhizoma

Resep tradisional: 
Cacingan

Rimpang temu giring segar 4 g; Air secukupnya, Temu giring diparut kemudian diseduh dengan air mendidih hingga diperoleh 1/4 cangkir, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

Bau badan
Rimpang temu giring segar 1/2 jari tangan; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Kegemukan
Rimpang temu giring segar 1/2 jari tangan; Daun kemuning segar 1 genggam; Daun pacar kuku segar 1 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

TANAMAN TEMU HITAM YANG BERMANFAAT SEBAGAI OBAT


NAMA DAERAH Sumatera: temu erang, t. itam (Melayu). Jawa: koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa). Nusa Tenggara: temo ereng (Madura), temu ireng (Bali). Sulawesi: tamu leteng (Makasar), temu lotong (Bugis). NAMA asing Ezhu (C). NAMA SIMPLISIA Curcumae aeruginosae Rhizoma (rimpang temu hitam).

English :

Temu hitam terdapat di Burma, Kamboja, Indocina, dan menyebar sampai ke Pulau Jawa. Selain ditanam di pekarangan atau di perkebunan, temu hitam juga banyak ditemukan tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, atau di ladang pada ketinggian 400–750 m dpl. Terna tahunan ini mempunyai tinggi 1–2 m, berbatang -semu yang tersusun atas kumpulan pelepah daun, berwarna hijau atau cokelat gelap. Daun tunggal, bertangkai panjang, 2–9 helai. Helaian daun bentuknya bundar memanjang sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warnanya hijau tua dengan sisi kiri – kanan ibu tulang daun terdapat semacam pita memanjang berwarna merah gelap atau lembayung, panjang 31–84 cm, lebar 10–18 cm. Bunganya bunga majemuk berbentuk bulir yang tandannya keluar langsung dari rimpang, panjang tandan 20–25 cm, bunga mekar secara bergiliran dari kantong-kantong daun pelindung yang besar, pangkal daun pelindung berwarna putih, ujung daun pelindung berwarna ungu kemerahan. Mahkota bunga berwarna kuning. Rimpangnya cukup besar dan merupakan umbi batang. Rimpang juga bercabang-cabang. Jika rimpang tua dibelah, tampak lingkaran berwarna biru kehitaman di bagian luarnya. Rimpang temu hitam mempunyai aroma yang khas. Perbanyakan dengan rimpang yang sudah cukup tua atau pemisahan rumpun.

Wilayah :
Tanaman liar ini tumbuh di daerah hutan jati, di ladang dan tempat lainnya pada ketinggian 1750 m di atas permukaan laut.

Uraian Tanaman :
Tinggi tanaman ini mencapai 2 m. Daunnya berbentu lonjong. Bunganya berwarna putih atau putih agak kemerahan. Apabila rimpangnya dipotong maka akan terlihat lingkaran berwarna biru.

Komposisi :
Rimpang temu hitam mengandung minyak asiri, tanin, kurkumol, kurkumenol, isokurkumenol, kurzerenon, kurdion, kurkumalakton, germakron, a, ß, g-elemene, linderazulene, kurkumin, demethyoxykurkumin, bisdemethyoxykurkumin.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rimpang rasanya pahit, tajam, dan sifatnya dingin. Berkhasiat peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak, meningkatkan nafsu makan (stomakik), anthelmintik, dan pembersih darah setelah melahirkan atau setelah haid. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian pengaruh perasan rimpang temu hitam terhadap cacing askaris babi in vitro dan kontraksi usus halus (jejunum) marmut terpisah in vitro seperti berikut. Perasan rimpang dapat membunuh askaris babi seperti piperasin sitrat. Beningan rimpang dapat menekan amplitudo kontraksi spontan usus kelinci (FX.S.Dirdjosudjono, Taroeno, Sudjiman, dkk., Bagian Farmakologi, FKH dan Bagian Farmakologi Farmasi, FF UGM). Berdasarkan penelitian daya membunuh cacing (anthelmintik) rimpang temu hitam pada cacing askaris babi secara in vitro, ternyata daya anthelmintik minyak asirinya paling kuat dibandingkan dengan perasan ataupun infus temu hitam (Taroeno, Kun Sumardiyah S., dan Sugiyanto, Bagian Biologi Farmasi, FF UGM). Telah dilakukan penelitian daya antelmintik rebusan rimpang temu hitam terhadap Ascaridia galli in vitro. Ternyata, rebusan irisan temu hitam dapat mematikan cacing dalam waktu 7–17 jam, sediaan rebusan parutan dalam waktu 11–20 jam, dan sediaan serbuk dalam waktu 11–25 jam. Kandungan minyak asiri terbesar pada sediaan irisan (Endah Eny Riayati, Fakultas Farmasi UGM, 1989. Pembimbing: Drs. Sudarto, Apt. dan Dra. Sri Sumarni, SU). Kadar minyak asiri maksimum terdapat pada waktu rimpang belum bertunas dan mengeluarkan batang/ daun. Kadar minyak asiri yang tumbuh di Hortus Medicus Tawangmangu selama tumbuh berkisar 0,25%-0,50% (A. Indrawati, Supardi, Laboratorium Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, 1979).


Kegunaan :
l. Encok (rimpangnya)
2. Kegemukan badan
3. Cacing gelang / kremi
4. Kudis
5.Koreng
6. Kurang segar sehabis nifas / haid