Tuesday, April 2, 2013

BAGAIMANA CARA MEMBUAT BONSAI

Untuk membuat bonsai yang indah dan artistik diperlukan cita rasa seni yang tinggi, mengapa dikatakan demikian karena bonsai juga merupakan barang seni yang hidup. Untuk membuat bonsai yang indah memerlukan waktu yang cukup lama bahkan di training bertahun-tahun. Bonsai juga membutuhkan pemeliharaan khusus. Pemeliharaan dan perawatan yang asala-asalan akan menjadikan bonsai yang awalnya indah dan cantik akan berubah menjadi merana dan mati. Berbeda dengan barang seni yang lain yang tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Bonsai juga membutuhkan pemeliharaan khusus. Pemeliharaan dan perawatan yang asala-asalan akan menjadikan bonsai yang awalnya indah dan cantik akan berubah menjadi merana dan mati. Disitulah letak kelebihan dari bonsai dengan barang seni yang lain. Ada bermacam-macam langkah dalam membuat bonsai yang indah ;

Pengerdilan

Tempat penanaman yang memeliki sedikit media ;Karena ditanam ditempat yang kecil d idalam pot, dalam lobang (rongga) batu karang, media tanam juga sedikit dan terbatas menyebabkan tanaman tidak banyak mendapatkan makanan atau unsur hara dan dengan sendirinya tanaman menjadi lambat berkembang dan tumbuh. Media tanam yang sedikit menyebabkan terbatasnya sumber makanan ini juga menyebabkan tanaman menjadi kerdil.

Pembuangan dan pemotongan tunas-tunas baru gunanya adalah untuk penyempurnaan bentuk dan mempercepat penuaan cabang sebelumnya. Tunas baru juga dapat dipertahankan untuk penyempurnaan bentuk yang kita inginkan. Bila tunas baru dibiarkan kemungkinan besar tanaman akan menjdi rimbun dan lama kelamaan akan kehilangan bentuk yang semula. Selain itu juga tunas baru akan cepat memanjang dan membesar tetapi lemah.

Penggantian media tanam dan mengurangi akar ; penggantian media dan pengurangan akar dilakukan pada waktu-waktu tertentu gunanya adalah untuk menghambat pertumbuhan dahan, ranting dan daun. Perlakuan ini misalnya dilakukan 1 x dalam setahun, namun ada juga mempercepat penggantian media dan pengurangan akar apabila kita lihat tanaman mulai kekurangan makanan dan banyak makin banyaknya akar yang melingkar didalam pot, hal ini bisa kita lihat dengan adanya perubahan dari tanaman.

Sinar matahari (ultra violet) juga mempengaruhi tumbuh kembangnya tanaman. Sinar ini juga dapat menghambat pertumbuhan tanaman untuk itu tanaman diletakkan pada tempat yang tepat dan disinari matahari penuh. Tetapi ada juga tanaman yang tidak memerlukan sinar matahari secara penuh namun tidak banyak jumlahnya.

JENIS TANAMAN YANG BISA DIJADIKAN BONSAI

JENIS TANAMAN YANG BISA DIJADIKAN BONSAI




Di wilayah Indonesia banyak sekali tanamaan yang termasuk dalam klas bonsai dan dapat dijadikan bonsai yang artistik dan tentunya indah. Tanaman-tanaman ini apabila kita pelihara sesuai dengan pemeliharaan bonsai pada umumnya, maka akan didapatkan hasil yang sangat memuaskan, hal ini tentunya memerlukan waktu dan kesabaran bagi pemiliknya.


Jenis pohon diatas memang sangat cocok untuk kita jadikan bonsai, apalagi jenis diatas banyak terdapat diwilayah Indonesia. Mengingat jenis tanaman di Indonesia banyak sekali jenisnya bahkan ratusan jumlahnya, maka untuk itu bagi penggemar atau hobiss disarankan mencari tanaman yang cocok untuk dijadikan bonsai terserah pohon apa saja. Namun perlu diingat bahwa tidak seluruh tanaman atau pohon bisa dijadikan bonsai. Sebagai langkah pertama apabila ingin mencoba, sebaiknya dengan beberapa macan jenis mengingat untuk menjadikan bonsai diperlukan waktu yang cukup lama bahkan butuh beberapa tahun.

CARA MEMBUAT BONSAI POHON BERINGIN

CARA MEMBUAT BONSAI POHON BERINGIN


Ditahun era 80-an, pohon beringin pernah menjadi primadona dikalangan pecinta tanaman hias, termasuk saya, sampai cari-cari dilereng gunung untuk mencari pohon beringin yang bagus.Pohon beringin mempunyai nilai tersendiri karena kelebihannya untuk dibentuk manjadi bonsai yang indah. Bentuk daunnya yang kecil juga memudahkan untuk pembentukkan pola tertentu misalnya bulat seperti yang ada pada gambar disamping. Bagi penghobis yang masih kurang memahami untuk proses pembentukkan bonsai pohon beringin, dibawah ini merupakan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan.

1. Tanamlah pohon beringin pada media tanam yang strukturnya padat dan rendah unsur haranya, hal ini dimaksudkan agar tanaman pohon beringin tidak berlebih mandapatkan nutrisi makanan karena jika berlebih maka akan sulit untuk dilakukan proses pembentukkan pada bagian batang.

2. Gunakan kawat stainless kurang lebih berdiameter minimal tiga milimeter. Fungsi kawat yaitu untuk membentuk dahan ke pola tertentu dalam jangka waktu yang tidak terbatas hingga dihasilkan pola yang diinginkan pada saat kawat tersebut dilepas. Cara pemasangan kawat yaitu dengan dililitkan melingkar dari pangkal dahan kearah ujung dahan, hati-hati jangan sampai dahan patah. Proses pelingkaran bisa dibantu menggunakan tang agar hasilnya bisa maksimal. Biasanya setelah kawat dilepas maka pada dahan akan menyisakan bekas lilitan yang menjadikan dahan tersebut unik.


3. Pemupukan: Sering tidak dipahami bahwa pemberian pupuk dasar bukan ditunjukan untuk memacu perkembangan, melainkan demi menjaga kesehatan bonsai. Secara normal, kandungan unsur pupuk bonsai yang biasanya diperlukan yakni nitrogen, fosfor dan potassium.

Nitrogen diperlukan bonsai karena mampu memberikan kesejukan bagi akar sebagai penjaga keseimbangan kadar oksigen di dalam media tanam Sedangkan fosfor berguna sebagai zat senyawa yang dibutuhkan bagi kesehatan perkembangan tanaman dan kegunaan bagi potassium bagi bonsai adalah sebagai pelengkap sinergi antara nitrogen dan fosfor. Selain pupuk juga bisa ditambahkan nutrisi atau vitamin untuk menambah kesehatan tanaman bonsai. Pemberian pupuk sebaiknya diberikan secara bijak agar fungsi utama untuk menjaga nutrisi tanaman cukup namun tidak berlebihan karena jika berlebihan akan mendorong percepatan pertumbuhan pohon beringin yang biasanya diharapkan para penghobis tetap kerdil.

4. Lakukan pemangkasan secara berkala pada daun pohon beringin. Pemangkasan ini akan membuat bentuk bonsai menjadi lebih hidup dan cantik.

OK, selamat mencoba untuk membuat bonsai pohon beringin, bisa juga diaplikasikan untuk beberapa jenis tanaman bonsai yang lainnya. Salam, ilmuflora.

Tips Untuk Menetaskan Telur Kura-Kura

Bagi anda yang pecinta kura-kura atau hanya memelihara kura-kura hanya untuk penghibur hati saja, kemudian tak disangka-sangka kura-kura anda bertelur! muncul dibenak anda “bagaimana ya cara menetaskan telur kura-kura ini?” kalu begitu anda perlu berhenti sejenak untuk membaca artikel ini. Untuk menetaskan telur kura-kura, perlu dipastikan dulu kondisi telur fertil atau tidak, setelah itu dibuatkan inkubasi sbb :

TAHAP PERSIAPAN
  • Pada umumnya, Telur reptil membutuhkan suhu diantara 82-85 F (27.8 – 29.4 C). Suhu sekitar ini pada umumnya akan membuat telur kura-kura menetas kurang lebih sekitar 85 hari . Semakin dingin suhunya semakin lama telur-telur tersebut akan menetas. Suhu merupakan bagian terpenting dalam menentukan kapan telur-telur tersebut akan menetas. Untuk kura-kura, paling cepat telur-telur akan menetas setelah 65 hari atau paling lama 110 hari. Suhu diatas 87 F (30.6 C) seringkali termasuk terlalu tinggi untuk sebagian besar reptil dan tingkat kematian tinggi. Suhu dibawah 75 F (23.9) juga dianggap terlalu dingin. Kunci utama dalam proses inkubasi adalah menjaga kelembaban (humidity) dan suhu. Untuk kelembaban yang kita butuhkan adalah air. Yang anda butuhkan adalah sebagai berikut:
  • Aquarium 10 gallon (37.9 Liter) atau media lainnya yang bisa menampung air. Aquarium lebih baik karena transparan.
  • Critter cage. Ini adalah aquarium plastik yang sering dijual di toko ikan hias. Aquarium ini memiliki tutup plastik pada bagian atas. Anda juga bisa menggunakan alternatif lain untuk yang satu ini.
  • 2 thermometer aquarium dan 1 pengukur humidity.
  • 1 heater air yang dilengkapi dengan pengontrol temperatur.
  • Substrate pilihan Anda (pasir, peat moss, vermiculite, tanah tanaman, aspen bedding, dsb).

TAHAP PENETASANLangkah-langkah yang Anda lakukan:

  • Tuangkan air hangat kedalam aquarium hingga mencapai ketinggian 3 inci. Tempatkan heater ke dasar aquarium. Atur suhu heater ke suhu paling rendah. Tempatkan satu thermometer ke dalam air supaya Anda bisa mengetahui suhu air. Biarkan suhu air menjadi stabil setelah satu atau dua jam. Atur suhu heater sampai mencapai suhu stabil diantara 80-84 F (26.7 – 28.9 C)
  • Isi critter cage Anda dengan subtrate pilihan Anda hinggai mencapai sekitar setengah tinggi. Substratenya seharusnya basah atau lembab tetapi tidak terlalu basah. Bila menggunakan aspen atau peat moss, Anda bisa menempatkan bedding kedalam mangkok selama 15-20 menit supaya air bisa menyerap masuk. Kemudian Anda bisa mengeluarkannya dan meremasnya supaya kelebihan air bisa keluar sebelum memasukkannya kedalam critter cage.
  • Tempatkan thermometer satunya lagi setengah masuk kedalam substrate. Ini akan membantu Anda melihat suhu yang dirasakan oleh telur-telur ketika mereka berada diatas substrate. Kemudian bentuklah sebuah masukan di subtrate untuk menempatkan telur-telur supaya mereka tidak bergerak atau geser. Jangan menutup telurnya dengan subtrate atau apapun supaya Anda bisa melihat apakan telurnya membusuk atau tidak. Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah posisi telur. Telur yang diangkut dari dalam tanah seharusnya diberi tanda dengan pensil dibagian posisi atas. Kemudian pastikan telur tersebut selalu berada pada posisi yang sama selama di inkubator. Telur yang merasa terganggu karena diputarbalikkan akan menyebabkan matinya embryo.
  • Tempatkan pengukur humidity pada bagian atas aquarium.
  • Ketika Anda sudah memperoleh suhu yang stabil yang diinginkan pada aquarium, tempatkan critter cage kedalamnnya. Apabila mengapung, gunakan batu untuk menenggelamkannya.
  • Gunakan penutup berjaring untuk menutupi bagian atas aquarium. Untuk menghindari keluarnya kelembaban, tutuplah jaring-jaring tersebut dengan busa filter.
  • Sangat penting sekali bagi Anda untuk membaca suhu pada kedua thermometer satu atau dua kali sehari dan atur suhu heater supaya suhu tetap berada pada jangkauan yang diinginkan. Anda juga harus memastikan substratenya tetap basah. Apabila mengering, Anda harus membasahinya lagi dan usahakan tidak mengangkat atau menganggu telur-telurnya.
  • Keluarkan semua telur rusak secepat mungkin. Telur-telur yang peot sedikit adalah normal untuk telur-telur yang baru dikeluarkan yang belum melebar. Tetapi peot juga bisa memberikan indikasi bahwa kelembaban pada inkubator Anda terlalu rendah. Sedikit jamur pada telur-telur bisa dianggap normal dan tidak selalu merusak. Telur yang sudah benar-benar rusak akan peot sekali, berwarna hitam, mengecil, dan berbau busuk.
  • Catatlah semua informasi mengenai inkubasi telur-telur Anda setiap hari seperti suhu, kondisi telur, pengaturan yang dilakukan, dsb. Informasi ini akan membantu Anda di masa yang akan datang.
Demikian langkah mudah menetaskan telur kura-kura, kura-kura anda terus berkembang, karena siapa tahu …suatu hari nanti anda bias jadi pengusaha kura-kura !

Monday, April 1, 2013

BONSAI POHON ASEM JAWA

Bonsai Asem Jawa ( Asam Jawa )

Bonsai Asem Jawa / Asam Jawa

Berikut ini beberapa gambar bakalan bonsai asem jawa dan bonsai asem jawa yang siap untuk dipamerkan dan dijual. Gambar-gambar bonsai dibawah ini adalah beberapa contoh gambar bonsai asem jawa yang bisa Anda jadikan referensi dalam pembuatan bakalan bonsai asem jawa.

Contoh Kumpulan Gambar Bakalan Bonsai dan Bonsai Asem Jawa

Bonsai Asem Jawa - 2



Bonsai Asem Jawa - 1


BAKALAN BONSAI ASEM


Bakalan Bonsai Asem Jawa - 3



Bakalan Bonsai Asem Jawa - 2



Bakalan Bonsai Asem Jawa - 1

BONSAI POHON JERUK KINGKIT

Bonsai Jeruk Kingkit (Triphasia trifolia)

Bonsai Jeruk Kingkit dan Ciri-ciri jeruk kingkit

Bonsai Jeruk Kingkit (Triphasia trifolia)
Jeruk Kingkit atau tanaman yang menyerupai jeruk pada umumnya namun memiliki ukuran yang kecil berupa daun dan buah yang sangat kecil. Jeruk Kingkit masih banyak dijumpai di daerah Indonesia. Para penggemar bonsai menjadikan tanaman ini sebagai tanaman hias dan tanaman bonsai jeruk kingkit yang memiliki nilai seni dan jual tinggi.

Jeruk kingkit, kingkit, atau jeruk ranti (Triphasia trifolia, syn. T. aurantiola Lour. dan Limonia trifolia Burm.) adalah kerabat dari jeruk (genus Citrus), namun bukanlah jeruk yang sebenarnya. Jeruk ini diperkirakan berasal dari Malesia namun tersebar hingga ke pulau-pulau di Samudra Pasifik.

Contoh Bonsai Jeruk Kingkit

Bentuk tumbuhan berupa semak atau perdu dengan ketinggian hingga 3m. Daunnya majemuk berjari tiga (trifoliata), berwarna hijau tua mengkilap. Mahkota bunganya berwarna putih dengan jumlah tiga, kecil (panjang 10-13mm). Buahnya merah, bertipe hesperidium dengan diameter hingga 1,5 cm.

Bunga dan Buah Jeruk Kingkit

Buah Jeruk Kingkit yang sudah matang

Buah ini dapat dimakan. Serat Centini menyebut putri keraton menggunakan buah jeruk kingkit untuk merawat kuku. Tumbuhannya digunakan sebagai pohon peneduh atau pembatas jalan di Kepulauan Seribu. Selain itu jeruk kingkit juga biasa dibonsai. Buah Triphasia trifoliata berkhasiat sebagai obat batuk dan daunnya untuk obat sakit perut.

Nama-nama lain Jruk Kingkit / Nama lokal Jeruk Kingkit :

Jeruk kingkit dikenal pula sebagai kingkit, limau kiah, limau kunci (bahasa Melayu), kalijage, kingkip (bahasa Sunda), jeruk kingkit (bahasa Jawa), jeruk rante (bahasa Madura), lemo-lemo (bahasa Makassar), lemo-lemo (di Ternate), serta joji koyo (di Tidore).

Contoh Bakalan Bonsai Jeruk Kingkit yang siap menjadi bonsai jeruk kingkit yang memiliki seni tinggi dan jual tinggi

BONSAI POHON BERINGIN

Beringin,,,ya, sebuah spesies tanaman yang telah banyak sekali kita ketahui. Tahukah anda bahwa dalam dunia bonsai, pecinta bonsai yang masih pemula biasanya menyukai beringin sebagai pilihannya. Kenapa ? Menurut mereka, beringin mudah dibentuk dan mudah sekali pertumbuhannya. Pemula menyukai pohon ini karena sifatnya yang bandel dan tidak menuntut lingkungan untuk dia hidup kaya akan hara, tidak rewel dalam pengurusan. Selain itu keunggulan pohon beringin adalah mudahnya ranting dibentuk sedemikian rupa, sesuai kehendak yang membuat.

Namun, tahukah anda bahwa sebetulnya membuat bonsai dari beringin adalah paling sulit ? Alasan ini saya kemukakan karena banyak sekali orang yang menganggap bahwa membuat bonsai dari beringin sangat mudah. Coba anda buat sendiri bonsai beringin yang sesuai kriteria, busyet dah susah banget. Balancing antara tajuk dengan tinggi pohon lah yang biasanya membawa masalah, selain itu kadang juga si beringin ini malas mengeluarkan ranting atau cabang. Jika tanah dalam pot subur, maka akan tumbuh ranting banyak sekali. Namun ketika tanah menjadi subur, daun menjadi membesar dan ini mengakibatkan ketidak sesuaian bentuk bonsai.

Ficus retusa, Ficus Microcarpa, Ficus Benyamina dan Ficus glauca hanya merupakan sebagian kecil pohon dari kelas ficus. Di alam liar masih banyak ficus ficus lain yang masih menunggu sentuhan. Oleh karena itulah, ketika anda mendengar kata kata Ficus, jangan lantas dalam fikiran anda itu membayangkan sebuah pohon beringin. Beringin hanya merupakan salah satu Species saja. 

Untuk jelasnya saya sertakan beberapa Foto foto bonsai dari kelas Ficus.


Keren, angker, membuat mata kita terbelalak takjub. Perakaran yang kokoh menopang penampilan bonsai ini.

Dapatkah anda membayangkan jika pohon ini betul betul besar ? apakah yang akan anda lakukan dibawah pohon tersebut ? Tidurankah ? atau ?

Tangan tangan dan jari jari pohon ini sempurna, nah,,,apakah anda bisa melakukan ini ? Saya yakin jika anda rajin melakukan pemeliharaan yang optimal, hasilnya akan menjadi seperti ini.


Bonsai ini adalah dari kelas Ficus Retusa.


Lihatlah perakaran yang kokoh..


keren…